Bila hape android kita ngadat atau restart berulang-ulang (bootloop) jangan
keburu membawanya ke tempat servis. Siapa tahu masih bisa kita servis sendiri.
Asal yang rusak cuma sofwarenya, maka itu sebetulnya mudah saja memperbaikinya. Penyebab kerusakan semacam ini antara lain terlalu banyak instal aplikasi, padahal memori sudah tidak muat lagi. Jadi, sebelum instal aplikasi baru sebaiknya dilihat dulu memorinya masih muat apa tidak.
Saya di sini akan menjelaskan cara
yang pernah saya lakukan sendiri saja. Penjelasan lengkapnya lihat antara lain di link ini. Kalau kurang jelas bisa googling sendiri, banyak juga panduan lainnya di
internet. Cara yang umum adalah matikan hape
dulu. Setelah itu tekan tombol power dan volume up secara bersamaan.
Bila tidak bisa, coba power dan volume down. Atau tekan power, home
dan volume up/down secara bersamaan. Tiap merk hape berbeda-beda
caranya. Lalu tunggu sampai muncul kalimat "Do you want to restore to factory setting?" Tekan Yes. Lalu
tunggu beberapa menit dan hape akan otomatis menginstal ulang semua program android
seperti saat awal kita beli di toko.
Biasanya tidak sampai
lima menit sudah bisa beres kembali. Padahal, kalau dibawa ke tempat servis
bisa menunggu beberapa hari. Karena antri mungkin. Biaya servisnya kalau hape bisa
sekitar Rp 100 ribu dan tablet bisa Rp 300 ribu. Nah, kalau memperbaiki sendiri
cukup beberapa menit selesai, hape bisa baik kembali dan tidak keluar uang
sepeser pun.
Kebetulan saya pernah memperbaiki tablet yang restart berulang-ulang dengan cara seperti di atas. Dan sukses. Yang punya tablet terheran-heran karena dia pernah bawa ke tempat servis karena kerusakan serupa dan bayar ongkos Rp 300 ribu. Eh, ternyata bisa beres cukup beberapa menit saja.
Kalau yang rusak hardwarenya
tentu saja wajib beli hape lagi, kecuali kalau masih garansi. Yang jelas, jangan pernah menyimpan data
penting di memori internal hape, tapi di SD card saja. Karena kalau hape android direparasi dengan cara seperti di atas, maka memori internal mesti kehapus
semua. Kalau SD card kan bisa dicopot dulu sebelum direparasi.
Jakarta, 14 April 2015